Ekonomi

Jokowi Butuh Rp 3.400 T untuk Tol, KA, Pelabuhan, dan Bandara

Jumat, 04 Desember 2015 - 18:04:54 WIB | dibaca: 2799 pembaca | komentar: 1

Jakarta -Konsultan asal Amerika Serikat (AS), The Boston Consulting Group memproyeksi kebutuhan dana investasi proyek infrastruktur sampai 5 tahun ke depan di masa pemerintahan Presiden Jokowi. Total investasi untuk proyek infrastruktur yang bakal dibelanjakan oleh pemerintah, swasta sampai BUMN ialah US$ ... [selengkapnya]

Hasil Pertemuan Jokowi-Pengusaha, Dirut Garuda: Ekonomi RI Masih Oke

Selasa, 25 Agustus 2015 - 11:33:38 WIB | dibaca: 3084 pembaca | komentar: 2

Jakarta -Para pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pengusaha nasional swasta telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin malam di Istana Bogor. Pertemuan membahas soal ekonomi terkini, termasuk soal nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Apa tanggapan Direktur Utama PT ... [selengkapnya]

Penduduk Besar, RI Harusnya Punya Cadangan Beras 1,8 Juta Ton

Minggu, 24 Mei 2015 - 08:20:28 WIB | dibaca: 2111 pembaca | komentar: 3

Jakarta -Indonesia memiliki jumlah penduduk cukup besar yaitu 250 juta orang. Perhatian pemerintah terhadap keamanan pangan seperti cadangan beras pemerintah (CBP) harus besar. Menurut hitung-hitungan Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog, Lely Pelitasari Soebekty, dengan jumlah penduduk yang cukup besar, ... [selengkapnya]

Ini daftar 24 orang terkaya di Indonesia

Jumat, 06 Februari 2015 - 11:37:17 WIB | dibaca: 5208 pembaca | komentar: 13

JAKARTA. Hurun Research Institute merilis daftar orang terkaya di dunia tahun 2015. Pendiri Microsoft, Bill Gates, masih menjadi pemuncak dalam laporan yang bertajuk Hurun Global Rich List 2015, yang dirilis pada Selasa (3/2/2015). Di dalam daftar yang memuat 2.089 miliader dari 68 negara tersebut ... [selengkapnya]

Jokowi Prihatin Kondisi Pasar Tradisional di Indonesia

Minggu, 18 Mei 2014 - 13:59:20 WIB | dibaca: 1906 pembaca | komentar: 0

SUBANG, KOMPAS.com - Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo alias Jokowi mengaku prihatin terhadap kondisi pasar tradisional di Indonesia. Infrastruktur di hampir semua pasar dianggapnya buruk. "90 persen pasar di Indonesia kondisinya lihat saja, kumuh, becek, ... [selengkapnya]

Jokowi: Energi dan pangan paling menjadi perhatian saya

Kamis, 15 Mei 2014 - 09:22:47 WIB | dibaca: 2636 pembaca | komentar: 0

Merdeka.com - Bakal capres dari PDIP Joko Widodo ( Jokowi ) hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Selasa (13/5). Dalam acara itu Jokowi menyampaikan visi misinya sebagai capres. "Izinkan saya menyampaikan visi misi saya dalam kesempatan kali ini," kata Jokowi di ... [selengkapnya]

KPU anggarkan Rp 2,9 triliun untuk logistik Pemilu 2014

Jumat, 18 Oktober 2013 - 15:52:32 WIB | dibaca: 1525 pembaca | komentar: 2

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyusun kebutuhan logistik Pemilu 2014, tak terkecuali soal besaran anggaran yang diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa, termasuk surat suara dan tinta, KPU menganggarkan Rp 2,9 triliun. Seperti dikutip dari situs merdeka.com "Anggaran logistik ... [selengkapnya]

19 Tahun Menunggu, Akhirnya Bandara Kualanamu Beroperasi

Kamis, 25 Juli 2013 - 16:02:53 WIB | dibaca: 1712 pembaca | komentar: 0

Deli Serdang - Tepat pukul 05.00 WIB Bandara Kualanamu resmi beroperasi. Penerbangan perdana dilakukan oleh Maskapai Garuda Indonesia. Akhirnya setelah 19 tahun menunggu, Bandara Kualanamu beroperasi dengan lancar. "Warga Sumatera Utara menunggu 19 tahun hingga bandara Kualanamu beroperasi, di mana ... [selengkapnya]

Pemerintah Jual Surat Utang Dolar Rp 28 Triliun di New York

Kamis, 11 April 2013 - 05:23:37 WIB | dibaca: 1507 pembaca | komentar: 7

Jakarta - Pemerintah Indonesia telah menjual surat utang negara (SUN) berdenominasi dolar AS sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 28,5 triliun di New York. Penerbitan surat utang ini untuk menutup defisit anggaran. Dalam keterangan Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Kamis (10/4/2013), ada ... [selengkapnya]

Luar Jawa Akan Selamanya Tertinggal

Sabtu, 06 April 2013 - 10:52:53 WIB | dibaca: 1485 pembaca | komentar: 1

PONTIANAK, KOMPAS.com — Daerah di luar Jawa dan Bali akan selamanya tertinggal di sektor pembangunan jika tidak ada perbaikan sistem transfer dana dari pemerintah pusat. Penghitungan pembagian dana transfer terlalu bias ke variabel jumlah penduduk. Akan lebih kasihan lagi kabupaten yang sebagian besar wilayahnya ... [selengkapnya]

Awal Kembali 12 Lanjut Akhir