Tokoh

Megawati: Beri Ruang Pemimpin Muda

Administrator | Selasa, 07 Januari 2014 - 16:17:58 WIB | dibaca: 22964 pembaca

JAKARTA, Banyak orang menyebut tahun 2014 sebagai tahun politik. Namun, presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memandang lebih dari itu. Baginya, tahun ini merupakan tahun penentuan bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang kembali pada akar sejarahnya. Bangsa yang mandiri, beradab, dan menjadi pelita bagi bangsa-bangsa lain di dunia.

Dalam wawancara khusus dengan Kompas, Senin (6/1/2013), Megawati menyatakan, persoalan fundamental bangsa Indonesia saat ini adalah kehilangan jejak sejarah. Banyak generasi muda yang tidak memahami sejarah bangsanya dan hal ini sangat mengkhawatirkan.

”Bagaimanapun suatu bangsa akan mengetahui jati dirinya jika mengetahui akar sejarahnya. Tanpa mengenal jejak sejarah bangsa sendiri, kita akan kehilangan arah,” katanya.
Megawati menyoroti bagaimana bangsa Indonesia mengalami sebuah euforia reformasi setelah selama 33 tahun Orde Baru mengalami pemerintahan yang represif. Namun, sayangnya, tidak ada arah yang jelas untuk menata perubahan yang menjadi inti reformasi itu.


Arus politik yang saat itu menginginkan adanya amandemen Undang-Undang Dasar 1945 seperti tidak terbendung. Bukan hanya sekali amandemen, melainkan hingga empat kali. Megawati justru merasa amandemen sudah kebablasan.

”Saya melihat sekarang justru perjalanan jejak kita menjadi seperti tidak terarah dan terukur,” katanya.
Keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat, dalam amandemen itu, tidak lagi sebagai lembaga tertinggi. Tidak ada lagi lembaga yang menentukan arah pembangunan bangsa dalam jangka panjang dan berkesinambungan. Dengan amandemen tersebut, arah bangsa menjadi dibatasi periodisasi presiden dengan visi misinya. Batasannya, maksimal 10 tahun, itu pun jika presiden terpilih dalam dua periode.

Ia mengibaratkan pembangunan sebuah jembatan yang membutuhkan kalkulasi panjang. Ketika hadir pemimpin baru dan muncul pemikiran yang berbeda dari pemimpin sebelumnya, yang terjadi adalah dibangun jembatan baru dengan rute lain sehingga tidak jelas kelanjutan dari jembatan yang direncanakan awal.

Dalam pandangan Megawati, perubahan dalam reformasi semestinya lebih tertata dengan baik. Pada masanya, Bung Karno membuat konsep Pembangunan Semesta Berencana. Pada era Presiden Soeharto, MPR menyusun Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sehingga siapa pun pemimpinnya akan tahu perencanaan ke depan secara jelas.
”Apa pun yang dilakukan pemimpin harus ikut yang diputuskan MPR (dalam GBHN). Itu yang kita hilang,” katanya.

Lahirkan pemimpin muda Megawati memang memiliki keresahan akan jejak sejarah yang mungkin hilang. Dengan kondisi bangsa saat ini, Megawati juga memiliki keresahan akan tantangan yang akan dihadapi pemimpin ke depan.
Namun, Megawati tidak hanya resah dan berdiam diri. Sebagai tokoh politik yang berpengalaman lebih dari 20 tahun memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati membuktikan diri mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda potensial.

Dari tangan dinginnya, lahir pemimpin potensial, seperti Gubernur DKI Joko Widodo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Lantas bagaimana resepnya dalam menggembleng tokoh-tokoh muda itu?
Megawati mengaku tidak mudah ketika pertama kali memimpin partai ”kampung” yang anggotanya kebanyakan dari kalangan bawah. Dengan kesabarannya, ia berjuang mendidik anggotanya dengan menggunakan roh ideologi Pancasila. Roh ideologi Pancasila tersebut terus dibumikan sehingga mereka memiliki keyakinan bahwa Pancasila dapat memerdekakan dan menyejahterakan bangsa. Ia juga terus memperhatikan rekam jejak kader-kadernya.

”Seorang pemimpin harus mempunyai kesabaran revolusioner. Kesabaran yang bergerak, tidak hanya menunggu. Kami terus melakukan sesuatu, memperbaiki diri,” katanya.

Jika saat ini banyak pemimpin muda yang muncul dari hasil kaderisasi yang dilakukannya, Megawati mengaku hanya memberikan ruang dan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan diri.
”Saya hanya mendorong. Mereka sendiri yang harus mengolah dirinya agar berhasil. Melihat Risma, Ganjar, Jokowi, dan banyak lagi di kabupaten, saya selalu merasa senang, bangga,” ujarnya.

”Saya hanya memberi jalan, mengajarkan, memberi ruang, tetapi saya katakan, hasilnya ada pada kalian sendiri. Mau jatuh, mau naik, itu semua ada pada kalian. Itu semua yang harus diberikan anak-anak muda kita,” lanjutnya.
Menghadapi pemilu kali ini, Megawati berhitung betul tentang bagaimana berkompetisi dan mengajukan calon pemimpin yang diusung partainya. Baginya, kalkulasi tidak hanya melulu bagi kepentingan partai, tetapi lebih untuk kepentingan bangsa yang lebih besar.

Meski mendapat hak prerogatif dari Kongres III PDI-P untuk menentukan calon presiden yang diusung partainya, Megawati belum bersedia membuka sosok yang dipilihnya. Bahkan, ia sendiri mengaku belum tahu apa akan maju lagi dalam pemilihan umum presiden kali ini.

”Kita mesti lihat, kita mesti ukur. Saya melihat siap-siapa saja (yang potensial). Saya tidak mau memilih kucing dalam karung,” katanya.

Langkah Megawati itu cukup mengejutkan mengingat hasil survei menunjukkan PDI-P dan Jokowi mampu mengungguli kandidat yang lain. Baginya, survei itu tidak bisa dijadikan pegangan untuk mencalonkan seseorang.
”Kalau itu dijadikan pegangan, kita akan lupa diri. Jadikan sebagai gambaran saja dan kita (tetap) kerja keras,” katanya.

Tentukan sewaktu-waktu Menurut dia, sebagai ketua umum partai yang memiliki hak prerogatif, ia dapat memutuskan calon yang diusung tanpa mekanisme rapat di internal partai. Ia juga berhak memutuskannya kapan pun sesuai dengan kalkulasi politik yang dimilikinya.

”Saya tahu yang dimaksud adalah (apakah) Jokowi? Tunggu dulu. Itu kan kalkulasi saya. Sebagai ketum partai, saya dapat hak prerogatif,” katanya.

”Meskipun Rakernas III menyebutkan penyebutan nama setelah mendapat hasil Pemilu 9 April, saya ketua umum punya hak prerogatif. Artinya, bisa saja sewaktu-waktu. Bisa siapa saja,” lanjutnya.

Demokrasi ornamen Di luar persoalan pencalonan sosok yang akan diusung, Megawati justru memberikan perhatian mendalam akan perjalanan demokrasi di Indonesia, yang hadir lewat pemilihan umum. Baginya, pemilu hanya akan menjadi ornamen demokrasi jika yang terjadi berulang seperti pada Pemilu 2004 dan 2009.

Menurut Megawati, demokrasi yang hadir dalam instrumen pemilu tidak dapat ditegakkan jika Komisi Pemilihan Umum tidak netral serta teknologi informasi yang digunakan dalam pemilu tidak netral dan bisa dimanipulasi. Kondisi lain yang dikhawatirkannya, jika intelijen negara bermain serta terjadi politik uang. ”PDI-P harus berkalkulasi untuk memajukan suatu orang,” katanya.

Demi bangsa, Megawati tak ingin terburu dan gegabah.

(C Wahyu Haryo/Haryo Damardono)










Komentar Via Website : 34
canadian pharmacyRE
05 Agustus 2018 - 09:39:49 WIB
gi malignancy what is asthma attack symptoms
<a href=http://canadianonlinepharmacy.us.org >canadian pharmacies</a>
signs of allergies intestinal tract diseases
<a href="http://canadianonlinepharmacy.us.org">c anadian pharmacies</a>
viagra without a doctor prescriptionBV
11 Agustus 2018 - 02:35:13 WIB
hair thinning and hair loss treatment sugar allergy symptoms
<a href=http://viagrawithoutdoctorpres.org/#>viagra without doctor prescription</a>
hair thinning severe seasonal allergies
<a href="http://viagrawithoutdoctorpres.org/#">v iagra without doctor prescription</a>
viagra without doctor prescriptionBV
11 Agustus 2018 - 06:30:06 WIB
allergy care asthma protocol
<a href=http://viagrawithoutdoctor.tech/#>viagra without doctor prescription</a>
types of allergies alopecia
<a href="http://viagrawithoutdoctorpres.org/#">v iagra without a doctor prescription</a>
canadian pharmacyRE
24 Agustus 2018 - 01:31:57 WIB
treatment and therapy treatment for irritable bowel syndrome
<a href=http://canadian-drugstore.us.org >canadian pharmacy</a>
laser hair regrowth treatment options
<a href="http://onlinedrugstore.us.org">online pharmacy</a>
canadian pharmacyRE
24 Agustus 2018 - 06:37:41 WIB
symptoms of having allergies allergic asthma treatment
<a href=http://onlinedrugstore.us.org >canadian pharmacy</a>
best hair loss treatment for women hair transplant india
<a href="http://onlinedrugstore.us.org">online pharmacy</a>
generic cialis onlineBV
24 Agustus 2018 - 15:50:32 WIB
reason of allergy in skin hair replacement systems
<a href=http://genericcialis.online>generic cialis online</a>
dust mite allergy hair regrowth for women
<a href="http://genericcialis.online">cialis online</a>
generic cialisBV
24 Agustus 2018 - 19:06:23 WIB
arthritis in legs treatment diabetes and hair loss
<a href=http://genericcialis.online>generic cialis online</a>
hair baldness treatment pet allergy symptoms
<a href="http://genericcialis.online">cialis online</a>
viagra without doctor prescriptionBV
29 Agustus 2018 - 18:33:07 WIB
arthritis symptoms knee loss of hair in women
<a href=http://viagrawithoutdoctorprescription.online/#>vi agra without doctor prescription</a>
ragweed allergy digestive system problems symptoms
<a href="http://viagrawithoutdoctor.tech/#">viag ra without doctor prescription</a>
online pharmacyRE
29 Agustus 2018 - 18:47:39 WIB
are there any treatments or cures natural hair growth
<a href=http://onlinedrugstore.us.org >canadian pharmacy</a>
peanut allergy cure medication for asthma inhalers
<a href="http://canadian-drugstore.us.org">canad ian pharmacy</a>
online pharmacyRE
29 Agustus 2018 - 21:34:55 WIB
inpatient best treatment
<a href=http://canadian-drugstore.us.org >online pharmacy</a>
flea allergy dermatitis hair thickening products
<a href="http://onlinedrugstore.us.org">online pharmacy</a>
AwalKembali 123... 4 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)